Entah kenapa tiba tiba aku di daulat menjadi salah satu juri di sebuah festival musik cadas. Ya, meskipun aku sempat beberapa tahun yang lalu pernah mencoba menjadi musisi dan cukup mencintai musik cadas, tapi bukan berarti aku paham apapun tentang musik ini

Dan pada akhirnya, di waktu yang sebenarnya tidak kutunggu ini, aku datang di sebuah tempat yang nantinya menjadi semacam tempat test ku untuk menjadi juri. Beberapa meter di depanku, tampak seakan bangunan ini mirip piramida dengan tangga di tengahnya dan berkerumun banyak orang.

Test ini seperti leveling di permainan. Kamu harus menyelesaikan permainan pertama dengan task ini itu untuk dapat melanjutkan naik ke tangga level selanjutnya. Tapi bagiku, ini tampak seperti neraka, dimana kamu harus melalui tahap tahap yang sangat menyulitkan hingga pada akhirnya dapat menemui pintu surga. Jika gagal dalam tahap tertentu, kamu akan jatuh di lempar ke neraka di bawahnya.

Continue reading