Dengan mata ngantuk sambil nyetir perjalanan pulang ke Jogja, saya menyempatkan mengunjungi satu lokasi baru wisata yang sering saya lewati ketika menuju arah Prambanan / Klaten. Lava Bantal, tempat wisata yang lokasinya ada di daerah Berbah. Jalur ini sering saya lewati karena termasuk jalan tikus buat saya karena lebih sepi.

photo_2016-09-18_04-17-50

Senja di Lava Bantal

Lumayan bisa buat refreshing mata yang ngantuk apalagi ada secangkir kopi disana, pikir saya. Hanya saja, cuma dedek dedek lucu bercelana gemes yang bisa bikin mata sedikit melek di Lava Bantal :))

Oke lanjut, Lava Bantal ini termasuk destinasi baru di wilayah Sleman, tepatnya di Jalan Berbah, Dusun Watuadeg, Desa Jogotirto, Berbah, Sleman. Lebih tepatnya lagi, lokasi ini berada di bibir sungai Opak. Jadi, Lava Bantal ini adalah tumpukan batu hitam yang strukturnya seperti bantal. Nah batu batu ini adalah lava gunung berapi yang sudah membatu dan diperkirakan sejak sekitar 30 juta tahun lalu. Mungkin saat jaman Adam dan Hawa lagi pedekate 😐

photo_2016-09-18_04-17-53

photo_2016-09-18_04-17-55

Lava Bantal ini terbentuk dari lelehan lava akibat erupsi yang bersentuhan dengan air laut. Konon, daerah itu dulunya bekas gunung api purba yang berada di laut.

Jadi, Lava Bantal ini termasuk spot wisata baru di Sleman, yang juga tenar karena foto foto di Instagram seperti spot wisata lainnya. Paling keren memang berfoto di dengan latar belakang tumpukan batu, atau di jembatan tua penuh lumut yang sebenarnya kalau malam justru terkesan angker. Tempat parkirnya pun juga cukup luas dan terawat, hanya saja masih banyak wisatawan alay yang masih suka buang sampah sembarangan.